Soal Film Hollywood, Agus Marto Bantah Jero Wacik

Posted: June 10, 2011 in News

Got some bad news for you guys, sayangnya kemarin itu Jero Wacik cuma cuap-cuap gak jelas. Dari informasi yang saya dapat dari insider di 21 (Salah satu pemegang saham) sendiri bilang kalau masih belum ada berita apa-apa. Jadi Aksi masih berjalan terus. Buat yang belum email ke MPA & Badan-badan perpajakan di luar negeri itu, tolong bantu kirim email lagi. Info nya ada di post yang ini : http://indonesianmoviecrisis.org/2011/06/03/let-the-action-begin/ Untuk sementara saya masih mencari badan-badan hukum atau bisnis lain yang bisa membantu. Bila sudah dapat dan sudah di email, saya akan update lagi di blog.  Tetap semangat guys & girls. Kita masih bisa memperbaiki keadaan. The fight is not over yet, but I’m sure we will win in the end. – Marvel –

By Martin Bagya Kertiyas| June 10, 2011

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo membantah pernyataan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik bahwa film Hollywood akan kembali bertayangan di bioskop-bioskop Tanah Air.

“Memangnya dia (Menbudpar Jero Wacik) yang neken (SK)? Masih mau dibahas,” tukas Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2011).

Agus menegaskan, tidak semua importir mendapatkan izin mengimpor kembali film-film Hollywood. Pemerintah belum akan memberi izin bagi importir yang masih menunggak melakukan impor film.

Agus juga menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan insentif tambahan bagi para pelaku industri film. Intensif yang saat ini diterima para pelaku industri film, dinilai telah cukup mendukung kemajuan perfilman di Indonesia.

“Kalau misalnya yang terkait dengan bea masuk royalti ini diberikan keputusan fiskalnya (insentif), belum tentu Industri film akan tumbuh dengan cepat,” tuturnya.

Dia menilai saat ini banyak kota-kota di Indonesia masih belum mempunyai gedung bioskop, padahal insentif sudah diberikan. “Tadi saja saya cek di Mataram, enggak ada satu pun bioskop. Padahal dia adalah Ibu Kota Lombok, NTB,” jelasnya.

Selain itu, dia mencurigai adanya praktek oligopoli dalam industri perfilman ini. “Total screen di Indonesia itu ada 600 screen, 500 itu dipegang satu grup, 70 dipegang satu grup, dan sisanya 30 sudah hampir kolaps,” tegas dia.

Karenanya, lanjut Agus, diperlukan kebijakan-kebijakan yang akan mendukung usaha perfilman menjadi lebih sehat. “Maksud saya, kalau nanti kita keluarkan peraturan impor film dan sebagainya dari aspek keuangan sudah ada policy, tapi kan harus didukung sektornya juga,” tandasnya.
(ade)

The original article can be found here : http://economy.okezone.com/read/2011/06/09/20/466577/soal-film-hollywood-agus-marto-bantah-jero-wacik

2
Advertisements
Comments
  1. B says:

    Still pushing for money eh, Government? Disappointing..
    All these blablabla b**ls**t excuses you’re making; It’s not like Indonesians know what you are really after.
    WHO CARES if other cities don’t have it? If you want your money, give every other cities that does own more than one cinema the Hollywood movies. THEN you create your cinemas in those that are deprived of them.
    Reasons like this is why so many people left Indonesia.

  2. ngeheklupadetahunyaduitmlulu says:

    apa lu kate aje dah gus, aye gk akan nonton di bioskop lg, biar lu jg gk akan dpt duit, ayo semua jgn pernah nonton di bioskop lg, biar tutup aja sekalian.

    • Mgkn klo sekedar bikin oknum2 dari pemerintah dan dirjen pajak rugi saja sih gpp bro, tapi klo sampe kena ke org2 pemerintah, dirjen pajak, dan terutama masyarakat Indonesia lain gimana? Dengan ancurnya dan bangkrutnya bioskop, industri film Indonesia juga ancur. Utk bangkit dan recover nya lagi ga mgkn cukup 5 taon. Dibangunnnya aja makan waktu puluhan tahun? Dengan hancurnya industri periflman makin banyak pengangguran, ad brp byk org yg penghidupannya trgantung industri ini? Solusi nya bukan dgn dibikin bangkrut, tp dengan menghentikan aturan baru yg merugikan dan membuat film2 Hollywood ga bisa masuk bro. Slh satu caranya mengirim email ttg kasus aneh ini ke badan / ahli pajak / bisnis ato perdagangan internasional spt yang saya jabarkan di sini : http://indonesianmoviecrisis.org/2011/06/03/let-the-action-begin/ smoga bisa membantu bro. Jangan patah semangat, masih bs dan ada harapan! 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s