Dirjen Bea Cukai Bantah Anak Buah Terlibat Kasus Film Impor

Posted: May 18, 2011 in News

Personal note : Silahkan dibaca artikel dibawah, akan saya Bold yang aneh, dan saya beri comment dalam italic. Silahkan dibaca dan dinilai sendiri:

By : Ramdhania El Hida – detikFinance | May 18th 2011

Jakarta – Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Agung Kuswandono membantah ada anak buahnya yang terlibat kasus ‘permainan’ bea masuk film impor.

“Ya nggak mungkin lah, kita kan memeriksa dengan benar. Isu itu kan yang buka Bea Cukai. Jangan diputarbalikkan,” ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (18/5/2011).

Agung menegaskan pemerintah tetap fokus dalam upaya penegakkan aturan perpajakan dengan menerapkan bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

“Pokoknya pemerintah menaruh concern yang sangat serius tentang ini karena kalau terkait dengan bea cukai, bea cukai membuka isu ini dengan menerapkan Bea Masuk dan PDRI secara benar sesuai aturan yang berlaku, jadi sekarang terserah publik mana yang terindikasi atau tidak, yang penting buat kami, kami menjalankan tugas kami sebenar-benarnya,” tegasnya.

(Aturan itu bisa berubah, contoh utamanya UU no 17/2006 yang mengganti UU no.10 / 1995. Dan Peraturan Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Royalti dari Hasil Karya Sinematografi. ) Kalau bisa diubah sesuai kebutuhan, jelas mereka melakukan tugas sebaik2nya

Agung menjelaskan mengapa dari semua importir film yang ada dan hanya 3 importir yang bermasalah karena 3 importir tersebut merupakan importir terbesar sehingga mereka lah yang terberitakan.

“Tiga importir ini kan sangat besar, pangsanya besar bisa sampai 90-95% justru itulah mereka yang protes,” jelasnya.

Dia menegaskan pihaknya tetap memberlakukan aturan yang sama pada semua pihak.

“Padahal semua diperlakukan sama. Tapi yang penting bagi kami, kami menerapkan aturannya secara sama, cuma karena yang 3 ini importir yang besar sekali, kaitannya dengan MPAA (Motion Picture Assosiation οf America) jadi otomatis dia akan lebih muncul dipermukaan dibanding yang lain. Semuanya berlaku sama,” tegasnya.

(Jelas2 MPA di sini http://bit.ly/iwvevQ membantah kalau mereka yang memboikot. MPA doesn’t have anything to do with this dude. Kalau mereka yang paling besar, jelas yang paling banyak bisa kasih duit… Maaf, maksud saya membayar “pajak”)

Mengenai adanya isu kartel dalam industri perfilman, Agung menyatakan hal tersebut bukan urusan Bea Cukai.

“Concern kita, kan kita dari sisi fiskal, kalau kartel itu kan dari sisi perdagangan di luar kemenkeu dan juga Bea Cukai dan yang penting bagaimana kita menangani perfilman ini jadi lebih baik ke depan. Kami bekerja dari sisi fiskalnya bagaimana cara membuat aturannya, penerapannya, bea masuk dan sebagainya,” pungkasnya.

(Persis seperti yang saya bilang diatas, mereka yang menetapkan aturan yang menguntungkan, mereka yang menegaskan dan mempraktekkannya)

Sebelumnya Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional Deddy Mizwar melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Kalangan industri perfilman menduga ada oknum Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai yang terkait dalam praktik kartel dalam bisnis impor film.

Deddy menyatakan hal tersebut karena cukup mengherankan, dari semua importir film, mengapa hanya Motion Picture Assosiation of America (MPAA) yang bermasalah dengan pembayaran pajak dan bea masuk film impor.

(MPA mana pernah bermasalah? Kalau iya mereka sudah melayangkan protes ke importir sejak jaman dahulu kala. MPA DIPERMASALAHKAN karena film-film dari mereka yang paling banyak dan menguntungkan – Walt Disney, Sony, Warner Bros, dll, helllooooo?)

The original article can be found here : http://us.detikfinance.com/read/2011/05/18/121512/1641558/4/dirjen-bea-cukai-bantah-anak-buah-terlibat-kasus-film-impor

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s